Home Uncategorized Mengakhiri Triwulan I dan memasuki Triwulan II Tahun Anggaran 2022, Karantina Pertanian Samarinda berhasil membukukan transaksi ekspor komoditas pertanian

Mengakhiri Triwulan I dan memasuki Triwulan II Tahun Anggaran 2022, Karantina Pertanian Samarinda berhasil membukukan transaksi ekspor komoditas pertanian

by webadmin
Karantina Pertanian Samarinda berhasil membukukan transaksi ekspor komoditas pertanian sejumlah Rp 23.367.651.634 dan komoditas non pertanian sejumlah Rp 207.437.000.000.
Komoditas ekspor pertanian meliputi Palm Kernel Expeller, Palm Kernel Oil, RBD Palm Olein dan RBD Palm Stearin dengan Negara tujuan Tiongkok, Vietnam dan Filipina sementara komodias non pertanian meliputi Kayu Lapis, Kayu Meranti, Kayu Veneer dan Kayu Bangkirai dengan Negara tujuan Amerika Serikat, Tiongkok, India, Filipina, Inggris, Singapura, Polandia dan Thailand.
Ditemui di tempat terpisah, drh. Cahyono, MH, Kepala Karantina Pertanian Samarinda menyampaikan hasil capaian ekspor ini merupakan buah hasil kerjasama berbagai pihak dari eksportir selaku pengguna jasa serta pemerintah sebagai fasilitator dan regulator.
“Capaian ekspor ini merupakan salah satu program Kementerian Pertanian yaitu Gratieks (Gerakan Tiga Kali Ekspor). Digagas oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gratieks bertujuan mendorong lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga hingga empat kali lipat. Harapannya nilai ekspor pada tahun 2024 dapat meningkat menjadi tiga kali lipat dari tahun 2019 sehingga dapat meningkatkan devisa dan penerimaan bagi Negara.”,” ujar Cahyono.

You may also like

Leave a Comment